Tangerang Selatan (11/30)–Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) bersama tim peneliti dari Institute of Geology and Geophysics, Chinese Academy of Sciences (IGGCAS). Kegiatan ini berlangsung di Ruang Kuliah Umum STMKG pada Kamis, 30 November 2023 yang dihadiri oleh Plt. Ketua STMKG, tim dosen serta taruna/i STMKG Prodi Geofisika. Bertemakan “Ocean Bottom Observation”, FGD ini mampu memberikan pandangan dan wawasan baru mengenai observasi geofisika bawah laut.

Foto bersama kegiatan FGD antara STMKG dan IGGCAS

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Kegiatan diawali oleh sambutan dari Plt. Ketua STMKG, Dr. Suko Prayitno Adi, M.Si yang memberikan apresiasi kepada tim peneliti IGGCAS yang telah menyempatkan waktunya untuk melaksanakan FGD di STMKG. Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan FGD oleh Angga Setiyo Prayogo, M.Si. Angga menyampaikan hasil kerjasama observasi seismik antara BMKG dengan IGGCAS.

Sebelumnya, Badan Meteorologi dan Klimatologi (BMKG) telah memiliki perjanjian kerjasama dengan IGGCAS sejak tahun 2021 untuk melakukan penelitian dan observasi pada bidang geofisika. Meskipun sempat tertunda akibat adanya pandemi Covid-19, observasi “Enhancement of Earthquake and Tsunami Disaster Mitigation” yang dilakukan sejak awal tahun 2023 di perairan lombok membuktikan bahwa kerjasama antara BMKG dan IGGCAS dapat tetap terlaksana dengan baik.

Tim observasi terdiri dari tim BMKG dan tim IGGCAS yang diketuai oleh Prof. Zhao. Tim ini melakukan pengambilan data dengan Seismograf dan Ocean Bottom Seismometer (OBS) selama sembilan bulan sejak Februari hingga November 2023 di Pulau Lombok dan perairan di sekitarnya. Hasil dari observasi diharapkan dapat memberikan wawasan baru mengenai kondisi tektonik di wilayah Lombok. Kemudian, diketahuinya geometri detail Flores Back Arc Thrust serta potensi gempa bumi dan tsunami yang kedepannya mungkin terjadi di Lombok.

Sesi tanya jawab pada FGD dengan IGGCAS

Sumber : Dokumentasi Pribadi

Kegiatan diakhiri dengan sesi diskusi. Pada sesi ini, terlihat ketertarikan yang tinggi dari audiensi terhadap observasi seismik di Lombok. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya diskusi yang diberikan oleh audiens. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan wawasan mengenai observasi seismik serta meningkatkan terciptanya kerjasama lain antara STMKG dengan IGGCAS.

Pewarta : Nur Annisa Khairiyah

Editor: Manda Nurrohman Akuba dan Marzuki Sinambela