Taipei (14/12)—Sekolah Tinggi Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (STMKG) menjalin kolaborasi internasional dengan National Central University (NCU) melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) pada Kamis, 14 Desember 2023. Kegiatan yang berlangsung di kampus NCU, Taoyuan City ini dihadiri langsung oleh Dr. Suko Prayitno Adi selaku Plt. Ketua STMKG, Dr. Dimas Salomo J. Sianipar dari pihak STMKG, serta Dr. Sugeng Pribadi dan Aziz Widiarso, S.Tr, M.DM selaku stakeholder dan alumni STMKG. Penandatanganan MoU dilakukan oleh Prof. Dr. Hsieh-Lung Hsu selaku Wakil Rektor untuk Hubungan Internasional dari pihak NCU. Terlaksananya kegiatan ini juga sebagai upaya membangun jembatan persahabatan dan kerja sama antara STMKG dan NCU, khususnya melalui peran dari pihak Office of International Affairs (OIA) NCU.

Dokumentasi Plt. Ketua STMKG bersama Wakil Rektor Hubungan Internasional NCU

Sumber : dokumentasi pribadi

Dalam sambutannya, Dr. Suko menjelaskan peran STMKG sebagai perguruan tinggi terakreditasi di bawah naungan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), yang memiliki sejarah panjang dalam menyelenggarakan pendidikan bermutu dan penelitian di Indonesia khususnya di bidang Meteorologi, Klimatologi, Geofisika, Instrumentasi, dan berhubungan erat dengan bidang bahaya alam dan pengurangan risiko bencana. Beliau menambahkan, ruang lingkup MoU ini akan mencakup peningkatan peran STMKG dan BMKG dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkaitan dengan meteorologi, klimatologi, geofisika, identifikasi bencana alam, dan sistem peringatan dini multihazard, hingga upaya pengurangan risiko bencana.

Bentuk kerja sama antara STMKG dan NCU yang diharapkan antara lain pertukaran kunjungan, transfer pengetahuan dan praktik, penelitian bersama dan publikasi, fasilitas penelitian bersama, pertukaran ilmiah dan informasi teknis, organisasi gabungan lokakarya ilmiah, kursus pelatihan, seminar, simposium, kuliah umum, konferensi, mempromosikan program dual degree, dan program pertukaran dosen. “Kami sangat senang memiliki kerja sama dan kolaborasi formal dengan NCU. Kami berharap MoU ini dapat menjadi payung besar untuk memajukan lebih banyak ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang yang telah disebutkan di atas”, ungkap Dr. Suko dalam sambutannya.

Dokumentasi kegiatan di Center for Space and Remote Sensing Research (CSRSR) NCU

Sumber : dokumentasi pribadi

Selama melakukan kunjungan ke Taipei City, Plt. Ketua STMKG juga melaksanakan diskusi dengan HEEACT (12/12) mengenai peningkatan mutu pendidikan tinggi dan proses akreditasi internasional. Selain itu, Plt. Ketua STMKG dan rombongan juga mengunjungi Taiwan Earthquake Research Center (TEC), Institute of Earth Sciences, Academia Sinica (12/12), serta National Science and Technology Center for Disaster Reduction (NCDR) (13/12). Di sana, dilaksanakan berbagai diskusi yang produktif mengenai implementasi kolaborasi riset di bidang pengembangan sistem monitoring gempa bumi dan pengurangan resiko bencana.

Dokumentasi bersama para alumni STMKG yang melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di NCU

Sumber : dokumentasi pribadi

Pihak STMKG dan BMKG juga mengikuti Focus Group Discussion (FGD) di NCU dengan para profesor dan mahasiswa di Department of Earth Sciences, serta Pusat Riset Gempa E-DREAM NCU. Saat ini, sudah ada 17 orang alumni STMKG/staf BMKG yang melanjutkan pendidikan di NCU, dengan rincian 6 orang di program Doktoral (Ph.D.) dan 11 orang di program Master. Melalui kegiatan penandatanganan MoU antara STMKG dan NCU ini, diharapkan dapat mempertahankan persahabatan dan meningkatkan kolaborasi untuk mendapatkan banyak hasil maksimal dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini dapat menjadi bekal bagi STMKG dalam mewujudkan center of excellence.

Pewarta : Dimas Salomo J. Sianipar

Editor : Marzuki Sinambela