“Japan-Asia Youth Exchange Program in Science” (Sakura Exchange Program in Science) yang dilaksanakan selama satu minggu dimulai pada tanggal 21 Oktober 2018 hingga 28 Oktober 2018 berjalan dengan sukses. Program ini bertujuan untuk menjalin kerjasama lebih lanjut antara JAMSTEC dengan BMKG.

Pada program ini terpilih 10 orang taruna/i terbaik dengan memertimbangkan aspek akademik dan non-akademik dan juga didampingi oleh dua orang dosen STMKG, daftar pesertanya sebagai berikut :

  1. M Fakhrul Islam Masruri
  2. Fania Yolanda Kholis
  3. Fitri Nur Astuti
  4. Lisa Agustina
  5. Zulfiana Listyaningrum (Dosen)
  6. I Gusti Ayu Putu Putri Astiduari (Dosen)
  7. Angga Wijaya
  8. Sigit Ariwibowo
  9. Amalia Nasrurroh
  10. Haryas Subyantoro Wicaksana
  11. Vinca Amalia Rizkiafama
  12. Brilianti Pramiarrizki Ananta

Foto peserta Japan-Asia Youth Exchange Program in Science

Sebulan sebelum dilaksanakannya acara, utusan dari pihak JAMSTEC, Bapak Yasushi Ishihara mengunjungi STMKG guna menyampaikan arahan dan informasi mengenai apa saja kegiatan yang akan dilakukan di sana. Tak hanya itu, beliau juga ingin mengetahui apa yang diminati taruna/i dibidang masing masing seperti meteorologi klimatologi geofisika juga instrumentasi.

Di hari pertama dan kedua, kunjungan dilakukan di JAMSTEC Yokosuka, disini dilakukan penyampaian materi oleh beberapa pimpinan disana, diantaranya

  • Materi oleh Shuici Kodaira (Director, R&D center of earthquake and tsunami)
  • Materi oleh Moe Kyaw (Deputi Director, R&D center of ocean drilling science)
  • Materi oleh Akira Nagano
  • Materi oleh Kunio Yoneyama

Di hari selanjutnya kunjungan dilaksanakan di Tokyo tepatnya pada Japan Meteorological Agency (JMA) dan National Museum of Nature and Science. Dilanjutkan di hari ke-empat dan ke-lima di Tsukuba pada Geospatial Information Authority of Japan (GSI),National Research Institute for Earth Science and Disaster Resilience (NIED),Nstionsl Institute of Advanced Industrial Science and Technology (AIST) dan Tsukuba Space Center, Japan Aerospace Exploration Agency (JAXA).

 Kunjungan di JAXA

            Di hari terakhir, peserta melakukan kunjungan kembali ke Tokyo yakni pada  National Museum of Emerging Science and Innovation (Miraikan) dan TBA. Selanjutnya dilanjutkan ke hotel untuk persiapan kembali ke Indonesia di hari berikutnya.

Taruni Vinca Amalia Rizkiafama, mengungkapkan harapan dari program ini adalah semoga Indonesia bisa mencontoh budaya-budaya yang baik dari Jepang misalnya dalam hal kedisiplinan dalam segala hal, dan semoga masyarakat Indonesia sadar akan ”ring of fire” seperti masyarakat Jepang pada umumnya. Kemudian untuk BMKG dan STMKG sendiri, semoga bisa belajar dan mencontoh serta menerapkan sistem yang terpadu dalam menanggapi “ring of fire” serta berbagai bencana hidrometeorologis di negara Jepang. Mulai dari system pendidikan, penelitian, observasi, hingga peringatan dini.

Kunjungan di Miraikan

Penghargaan kepada 10 orang taruna/i terpilih

Pada Senin, 5 November 2018 telah dilaksanakan Apel pagi seperti biasa, sekaligus penghargaan oleh Ketua STMKG, Bapak Slamet Suyitno Rahardjo S.Si, M.Si. pada 10 orang taruna/i yang telah melaksanakan kunjungan di Jepang dalam program Japan-Asia Youth Exchange Program in Science. Harapan oleh Ketua STMKG sendiri, semoga dengan adanya program seperti ini, taruna/i lain bisa semakin termotivasi untuk selalu berkarya untuk STMKG dan BMKG.(DAF/MKA)